Sabtu, 03 Desember 2011

Athlon II X2 240/245 VS Pentium Dualcore 5300/5400



Halo Pembaca! Persaingan dua produsen prosesor terbesar AMD dan Intel tampaknya semakin sengit. Setelah AMD tidak mampu mengejar performa Intel Core i7 di kelas atas, AMD lebih berkonsentrasi ke pasar menengah bawah dengan meluncurkan serangkaian produk dualcore baru berteknologi 45nm. Sedangkan pesaingnya, Intel telah lama menyediakan solusi dualcore berteknologi 45nm melalui prosesor wolfdale-nya. AMD meluncurkan Athlon II X2 untuk pasar low-end menggantikan Athlon X2 7 series. Sementara dikelas yang sama, intel bersaing dengan prosesor Pentium Dualcore seri 5000 dan 6000. Pada posting kali ini membahas performa Athlon II X2 240/245 yang head-to-head dengan Pentium Dualcore 5300/5400 dari sumber inpai.com.cn.

Athlon II X2 240/245

AMD telah meluncurkan X2 250 (Regor) dengan clockspeed 3Ghz untuk bersaing dengan pentium dualcore E6300. Sedangkan untuk bersaing dengan pentium dualcore 5000 series, AMD menjawabnya dengan X2 240 (2,8Ghz) dan X2 245 (2,9Ghz). Prosesor ini dibangun dengan wafer yang berbeda dengan seri phenom, jadi jangan harap dapat melakukan proses unlocking yang kini marak dilakukan. Meski demikian, kinerja prosesor ini tidak bisa dianggap remeh. Salah satu kelebihan prosesor ini adalah potensi overclocknya yang cukup baik, kebanyakan prosesor ini mampu mencapai 3,6Ghz bahkan lebih, bandingkan dengan kuma dan brisbane yang hanya mampu dikisaran 3,2-3,3Ghz. Prosesor ini memiliki fitur-fitur yang cukup lengkap antara lain, AMD-V, SSE4a, HT3.0 hingga dukungan DDR3. Meski secara default mernggunakan socket AM3, prosesor ini tetap kompatibel dengan socket AM2+ dengan dukungan memory DDR2. Prosesor ini memiliki TDP 65W. Saat artikel ini dibuat, harga prosesor X2 245 dikisaran 700rb dan tentunya X2 240 lebih murah dari X2 245.

Pentium Dualcore 5300/5400
Lawan utama X2 240/245 adalah pentium dualcore E5300 dan E5400. Kedua dualcore ini telah diproduksi menggunakan teknologi 45nm. E5300/E5400 memiliki clockspeed 2,6 dan 2,7Ghz dengan FSB 800Mhz QPB. Prosesor ini masih menggunakan socket LGA775 serta L2 cache sebesar 2mb. Pentium dualcore ini juga memiliki potensi overclock yang cukup baik. Prosesor ini memiliki TDP sebesar 65W. Saat artikel ini dibuat, harga E5300 berada di kisaran 700rb dan E5400 berada di kisaran 830rb. Kisaran harga tersebut memang merupakan pasar X2 200 series yang merupakan rival dari pentium dualcore. Bagaimana perfrma kedua kubu ini? Simak benchmarknya!

Jumat, 20 Mei 2011

10 SENJATA TERCANGGIH DI DUNIA

1. Aurora Excalibur
Senjata ini merupakan pesawat tak berawak yang beroperasi dengan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Pesawat ini dapat mencapai kecepatan 460 mph (740 kmh) dan dapat membawa misil untuk ditembakkan. Pesawat ini bisa melakukan semua hal itu melalui remote control. Excalibur berhasil diuji pada Juni 2009.

2. Peluncur Granat XM-25
Senjata ini mampu menembakkan 25 granat pada jarak apa pun, jarak dapat diatur dan diprogram pengguna. Senjata baru ini menggabungkan kemampuan menembak dan komputer. Menurut rumor, XM-25 akan digunakan di Afganistan bulan ini.


3. Hellads
Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) Pentagon mengembangkan senjata laser masa depan yang dikenal sebagai High Energy Liquid Laser Area Defense System. Sistem laser ini dibuat seringkas mungkin agar dapat dipasang di pesawat taktis tanpa mempengaruhi performa misi. Laser ini cukup kuat untuk menembak jatuh roket, misil, dan artileri lain. Uji tingkat empat senjata ini dijadwalkan dilakukan tahun ini.



4. Kamuflase Masa Depan, Metaflex
Metaflex Future Camouflage, Ilmuwan Skotlandia mengembangkan kamuflase dengan menciptakan materi yang disebut Metaflex. Materi ini saperti jubah menghilang Harry Potter. Pemakai akan menjadi tak tampak karena materi Metaflex membengkokkan cahaya ketika sampai di permukaannya. Jubah hilang ini diuji tahun ini dan berpotensi dapat digunakan sebagai senjata pertahanan.


5. The Free Electron Laser
Angkatan Laut (AL) sedang merancang sistem laser lain yang dapat menembak jatuh roket dan misil yang menyerang kapal. Tak ada batasan penggunaan laser ini ketika sasarannya bukan pelacak, sensor, pertukaran informasi, dan target. Rancangan awal senjata ini selesai pada Maret dan prototipe senjata ini tersedia pada maret 2012.


6. Railgun
Militer Amerika Serikat (AS) menguji sebuah versi Railgun pada 2008 lalu. Senjata ini dapat mempercepat kecepatan proyektil menjadi 2,4 kmh (tujuh kali kecepatan suara). Versi sempurna senjata ini akan siap antara 2020-2025 mendatang.


7. Organisme Sintetis BioDesign
DARPA mengeluarkan dana sebesar US$ 6 juta (Rp 53,7 miliar) untuk proyek menciptakan mikroorganisme ‘yang diprogram hidup selamanya’. Mikroorganisme ini berisi molekul yang membantu bertahan hidup, serta dapat digunakan untuk membunuh hanya dengan jentikan switch. Debut senjata ini masih belum diketahui. (Bio Design Synthetic Organisms).


8. Senjata Pembunuh milik China
AL China mengembangkan ‘senjata pembunuh’ yang memiliki kemampuan menarget dan menghancurkan pesawat AS. Misil balistik antipesawat ini dapat menyerang pesawat AS pada jarak dua ribu km. Kemampuan manuver tak terprediksi misil ini membuatnya mampu menghindari radar. Debut senjata ini belum diketahui.


9. Hybrid Insect MEMS (HI-MEMS)
HI-MEMS terdiri dari setengah serangga, dan setengan mesin. Pertama, sistem mikro-mekanis ditempatkan di dalam serangga selama masa metamorfosis. Serangga ini beroperasi seperti mobil remote control. HI-MEMS akan digunakan untuk mengumpulkan informasi menggunakan sensor, seperti mikrofon atau detektor gas. Debut senjata ini belum diketahui.

10. Sistem Senjata Sunyi DREAD
Sistem Senjata Sunyi DREAD (DREAD Silent Weapon System) memiliki kemampuan menembakkan 120 ribu peluru per menit. Senjata ini sepenuhnya digerakkan listrik, bukan bubuk mesiu. Berarti senjata ini tak akan bersuara dan tak akan ada panas. Debut senjata ini belum diketahui.
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes